Eli Kartini, Gelorakan Desa Bengle, Talang, Kab Tegal Dengan Semboyan Ora Luruh Bati

yahya, 27 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Tegal. Pilkades tahap ketiga Se-kabupaten Tegal sebentar lagi akan dilangsungkan. Tepatnya pada tanggal 20 November 2019. Pada tahap ketiga ini, sebanyak 117 desa Se-kabupaten Tegal bakal menyelenggarakan secara serentak. Dari sekian banyak desa yang punya gawe pilkades, satu diantaranya desa Bengle, kecamatan Talang, kabupaten Tegal.

Didesa ini ada calon kades petahana yang siap bertarung kembali untuk satu periode lagi kedepan. Calon Kades tersebut bernama Eli Kartini. Satu periode telah berproses dengan kemajuan efek pembangunan yang cukup signifikan.

Eli Kartini, salah satu wanita bohemian yang selalu tampil fresh. Wajah keibuan dengan sejuta aura kasih yang senantiasa mudah tersenyum dan menyapa warganya. Olah lakunya yang egaliter terhadap warga lingkungannya menempatkan sosoknya cukup populis dan dicintai masyarakat desa Bengle, kecamatan Talang, kabupaten Tegal.

Debutnya sebagai kepala desa diawali pada kemenangannya dalam pilkades yang hasilnya diumumkan pada tanggal 1 - 2 Desember 2013. Bersama 48 kepala desa lainnya pada hari Selasa, 24 Desember 2013 Eli Kartini termasuk salah satu wanita yang turut dilantik.

Selama satu periode kepemimpinannya, Eli telah menunjukan sifat leadershipnya dalam mengelola warga masyarakatnya dengan cara pandang yang visioner, kreatif dan penuh inovasi dalam mendorong terciptanya kemajuan desa. Hal itu ditunjukan Eli dalam mengatur kehidupan masyarakatnya yang dituangkan dalam berbagai peraturan desa sesuai harapan masyarakat yang dipimpinnya.

Bahkan dalam hal inovasi pembangunan, Eli mengembangkan tidak semata-mata mengandalkan bantuan pemerintah, akan tetapi mencoba pengembangan yang dilandasi kemandirian desa.

Terbukti pemerintah desa Bengle mampu menempatkan perannya dalam memfasilitasi maupun menjadi marketing atas hasil dari sentra-sentra produksi lokal yang berdampak pada kemajuan pesat terutama terhadap tingkat pendapatan masyarakatnya.

Desa Bengle dalam kepemimpinan Kades murah senyum ini, selain mampu meningkatkan dua sentra produksi seperti produksi Bata Merah, kerajinan Batik juga mampu menembus bukan saja pasar tingkat kabupaten tapi dapat mewarnai pasaran nasional.

Bukan saja pengembangan dua sentra produksi tersebut, pada seni spiritualitaspun menjadi bagian dari polesan tangan lembut bu kades ini. Terbukti banyak juga berkembang seni keagamaan ditiap pelosok desa Bengle.

Pembangunan infrastruktur fisik desa menjadikan desa ini menjadi desa terbuka yang akses keterhubungan antar wilayah mudah terjangkau. Untuk mencapai kantor balai desa Bengle yang terletak disebelah timur kantor kecamatan Talang, atau lapangan Ekoproyo tepatnya jalan Projosumarto II aksesnya sekira 1 Km melalui pertigaan jembatan merah atau dikenal dengan Brug Abang kearah timur.

Bahkan ditengah perjalanan menuju kantor Balai desa Bengle, kita juga akan melewati Padepokan Almarhum Dalang kesohor Ki Enthus Susmono yang juga kini menjadi pemakaman dan menjadi tempat peziarah yang sekaligus sebagai obyek wisata reliji.

Pengembangan tempat pemakaman Almarhum Ki Enthus Susmono sebagai tempat ziarah maupun destinasi wisata reliji sudah menjadi konsep program kedepan Eli. Karena setidaknya destinasi wisata reliji akan mempengaruhi tingkat pendapatan masyarakat lokal.

Atas cara pandang yang visioner, kreatif dan inovatif itulah mayoritas masyarakat desa Bengle masih membutuhkan liukan lembut polesan jemari Eli Kartini untuk melanjutkan memimpin desa Bengle pada periode kedepan.

Dari hasil pantauan awak media, terdapat kecenderungan masyarakat yang lebih menghendaki tampil kembalinya Eli Kartini memimpin lagi satu periode kedepan. Prosentasenya cukup tinggi sekira 60% yang menghendaki Eli Kartini kembali menjadi kades.

" Ya Alkhamdulillah mas kalau masyarakat masih menghendakinya," Ujar Eli kepada beberapa awak media dalam sebuah ajang silaturahminya dikawasan Bengle beberapa waktu silam.

Bahkan tidak menutup kemungkinan menjelang pelaksanaan pilkades kalau diliat antusiasme masyarakat yang berkecenderungan memilih Eli Kartini bisa mencapai 85 % kemenangan.

Begitulah calon Kades Petahana desa Bengle seperti dalam prinsip memimpin Ora Luruh Bati atau dengan terjemahan bebasnya dalam memimpin tidak mencari keuntungan tapi sebuah pengabdian dengan landasan keikhlasan. ( Anis Yahya )

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu